• Sel. Jan 13th, 2026

SMP ANNUR Bululawang

Mencetak Generasi Milenial Sholihin Sholihat

MOJOKERTO (24/12) – Ada pemandangan menarik dalam kegiatan napak tilas sejarah yang digelar oleh program Kelas Reguler SMP An Nur Bululawang di Museum Trowulan, Mojokerto. Tak hanya sibuk mencatat peninggalan Kerajaan Majapahit, para siswa justru terlihat asyik berbaur dan bercengkerama dengan sejumlah Warga Negara Asing (WNA) yang sedang berkunjung.

Kegiatan yang bertujuan untuk mengenalkan sejarah leluhur ini berubah menjadi ajang praktik bahasa dan pertukaran budaya spontan. Para siswa tampak tidak canggung ketika diajak pemandu (guide) untuk mengobrol dengan turis asing untuk menyapa hingga berdiskusi ringan mengenai objek bersejarah yang ada di museum.

Antusias Menyimak Sejarah

Selama menyusuri museum, para siswa menunjukkan ketertarikan yang tinggi. Mereka menyimak dengan saksama setiap penjelasan dari pemandu (guide) mengenai kejayaan masa lalu Indonesia. Suasana belajar di luar kelas ini dirasa jauh lebih efektif karena siswa dapat melihat langsung artefak yang selama ini hanya ada di buku teks.

Putra, salah satu siswa kelas reguler, mengungkapkan kegembiraannya bisa belajar sejarah sekaligus bertemu dengan orang-orang dari berbagai belahan dunia.

“Sangat seru! Selain bisa tahu lebih dalam soal sejarah Majapahit dari penjelasan guide, yang paling berkesan itu waktu kita diajak berbincang-bincang langsung dengan turis asing. Rasanya senang sekali bisa praktik bahasa Inggris langsung,” ujar Putra.

Membangun Kepercayaan Diri

Hal senada juga diungkapkan oleh rekannya, Akbar. Menurutnya, momen berinteraksi dengan warga asing adalah pengalaman langka yang meningkatkan rasa percaya diri mereka.

“Awalnya sedikit gugup, tapi ternyata mereka ramah-ramah. Kami ngobrol sedikit tentang museum ini dan mereka juga antusias dengerin cerita kami. Pengalaman ini bikin kami makin semangat belajar,” tambah Akbar dengan wajah sumringah.

Program Edukasi Berbasis Pengalaman

Kegiatan napak tilas ini merupakan bagian dari komitmen SMP An Nur Bululawang untuk memberikan edukasi yang tidak hanya terpaku pada teori di dalam kelas, tetapi juga interaksi sosial dan pengenalan budaya secara luas.

Dengan adanya interaksi bersama warga asing tersebut, diharapkan para siswa memiliki wawasan global tanpa melupakan akar sejarah bangsa sendiri. Acara ditutup dengan sesi foto bersama antara siswa dan para turis sebagai kenang-kenangan dari Bumi Majapahit.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *