BULULAWANG (25/12) – Kemeriahan Classmeeting ke-60 di SMP An Nur Bululawang tidak hanya diisi dengan sorak-sorai kemenangan dari lapangan, tetapi juga dedikasi luar biasa dari balik layar. Anggota Palang Merah Remaja (PMR) SMP An Nur tampak bersiaga penuh untuk memastikan kesehatan dan keselamatan seluruh peserta selama kegiatan berlangsung.
Sebagai garda terdepan dalam penanganan medis darurat di sekolah, tim PMR telah menyiagakan posko kesehatan khusus sejak hari pertama perlombaan dimulai. Fokus utama mereka adalah memberikan pertolongan pertama bagi siswa yang mengalami cedera saat bertanding atau bagi mereka yang merasa kurang enak badan akibat kelelahan.
Siap Sedia di Pinggir Lapangan
Pantauan di lokasi menunjukkan anggota PMR yang mengenakan atribut lengkap tersebar di berbagai titik perlombaan, mulai dari lapangan voly hingga area lomba ketangkasan lainnya. Mereka membawa perlengkapan medis standar seperti tandu, kotak P3K, oksigen portabel, hingga minyak kayu putih dan kompres instan.
“Tugas kami adalah memastikan teman-teman bisa berlomba dengan tenang. Jika ada yang terkilir, lecet, atau pusing karena cuaca panas, kami langsung turun tangan sebelum ditindaklanjuti oleh pembina atau pihak medis lebih lanjut,” ujar salah satu anggota PMR yang bertugas.
Lebih dari Sekadar Mengobati
Selain menangani luka fisik, kehadiran tim PMR juga memberikan rasa aman bagi para guru dan panitia. Koordinator kegiatan mengapresiasi talenta para siswa PMR yang dinilai semakin cekatan dan mandiri dalam mengorganisir posko kesehatan mandiri.
“Di Classmeeting ke-60 ini, intensitas lomba cukup tinggi. Peran PMR sangat vital. Mereka tidak hanya sigap memberikan obat, tetapi juga memberikan edukasi kepada peserta agar tidak lupa melakukan pemanasan dan menjaga hidrasi,” ungkap salah satu staf kesiswaan SMP An Nur.
Dengan semangat kemanusiaan dan kebersamaan, tim PMR SMP An Nur membuktikan bahwa suksesnya sebuah acara besar tidak hanya diukur dari kemenangan skor, tetapi juga dari kepedulian terhadap sesama.
