• Kam. Mei 7th, 2026

SMP ANNUR Bululawang

Mencetak Generasi Milenial Sholihin Sholihat

Siswa SMP Annur Bululawang Ubah Bahan Alami Jadi Indikator Kimia dalam Praktikum IPA

MALANG – Suasana Laboratorium IPA di Lantai 2 Gedung Annur Al Adidiyah, SMP Annur Bululawang, tampak berbeda pada Rabu, 6 Mei 2026. Puluhan siswa terlihat antusias mengikuti kegiatan praktikum uji larutan asam dan basa dengan memanfaatkan indikator alami.

Kegiatan yang dimulai sejak pagi hari ini didampingi langsung oleh guru mata pelajaran IPA, Bapak Syarifudin. Dalam praktikum ini, para siswa diajak untuk mengeksplorasi sifat kimia berbagai bahan rumah tangga dengan menggunakan ekstrak tumbuhan sebagai bahan penguji.

Eksperimen Berbasis Lingkungan Berbeda dengan pengujian laboratorium konvensional yang biasanya menggunakan kertas lakmus atau indikator universal, praktikum kali ini menitikberatkan pada pemanfaatan bahan-bahan alami yang mudah ditemukan di sekitar lingkungan sekolah dan rumah. Siswa menggunakan ekstrak kunyit dan bunga bougenvil untuk mendeteksi perubahan warna pada berbagai larutan sampel.

Bapak Syarifudin menjelaskan bahwa tujuan utama dari praktikum ini adalah agar siswa dapat memahami konsep asam dan basa secara konkret melalui pengamatan langsung.

“Kami ingin menunjukkan kepada siswa bahwa sains itu dekat dengan kehidupan kita. Dengan menggunakan indikator alami seperti kunyit atau kembang sepatu, siswa bisa melihat sendiri perubahan warna yang terjadi saat bereaksi dengan zat asam maupun basa,” ujar Bapak Syarifudin di sela-sela pendampingan.

Antusiasme di Laboratorium Para siswa dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk menguji larutan seperti air sabun, cuka, air jeruk, hingga air kapur. Mereka mencatat dengan teliti setiap perubahan warna yang dihasilkan setelah ditetesi ekstrak tumbuhan.

Gedung Annur Al Adidiyah yang menjadi pusat kegiatan praktikum ini menyediakan fasilitas laboratorium yang representatif, memudahkan siswa untuk bergerak aktif dan melakukan observasi dengan aman.

Kegiatan praktikum ini diharapkan dapat menumbuhkan minat literasi sains dan kemampuan berpikir kritis siswa SMP Annur. Selain memahami teori di kelas, pengalaman langsung di laboratorium menjadi kunci penting dalam memperkuat pemahaman akademik mereka di bidang Ilmu Pengetahuan Alam.

Praktikum berjalan dengan lancar dan tertib, ditutup dengan diskusi kelompok serta penyusunan laporan hasil pengamatan yang akan dikumpulkan sebagai bagian dari evaluasi pembelajaran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *