BULULAWANG – Ada yang unik di sudut lapangan SMP An Nur Bululawang dalam rangkaian Classmeeting ke-60 tahun ini. Di antara riuhnya pertandingan futsal dan volly, sebuah perlombaan menyedot perhatian banyak santri: Estafet Bola Pingpong di Atas Air.
Bukan sekadar balapan biasa, perlombaan ini menuntut perpaduan antara ketenangan, teknik pernapasan, dan kerja sama tim yang solid.
Cara Bermain: Meniup di Atas Gelas
Teknis permainan ini cukup sederhana namun penuh tantangan. Berikut adalah alurnya:
- Persiapan: Di atas meja, telah berjajar rapi sejumlah gelas plastik yang diisi air hingga penuh (permukaan air harus cembung).
- Posisi Awal: Sebuah bola pingpong diletakkan di gelas pertama.
- Aksi: Peserta harus meniup bola pingpong tersebut agar berpindah dari satu gelas ke gelas berikutnya tanpa terjatuh ke lantai.
- Estafet: Setelah bola mencapai gelas terakhir di satu meja, peserta berikutnya dalam tim menyambung tugas tersebut hingga garis finis yang ditentukan.
Uji Sabar dan Kontrol Emosi
Mengapa lomba ini sangat diminati? Jawabannya adalah karena tingkat kesulitannya. Jika ditiup terlalu keras, bola akan melayang keluar lintasan. Jika terlalu pelan, bola tidak akan berpindah.
“Tantangannya ada pada air yang tumpah dan sisa napas kita. Kalau grogi, bola malah sering jatuh,” ujar salah satu peserta dari kelas 8 dengan penuh tawa setelah bajunya sedikit basah terkena percikan air.
Cerminan Tema Classmeeting
Sesuai dengan tema Classmeeting tahun ini, yakni “Menjalin Kekompakan dan Unjuk Prestasi”, lomba estafet bola pingpong ini menjadi bukti nyata bahwa prestasi tidak hanya lahir dari kekuatan fisik, tetapi juga dari strategi dan kekompakan tim.
Bapak Ibno Fajar selaku panitia, berpesan bahwa setiap perlombaan harus dilakukan dengan riang gembira. Lomba ini berhasil mewujudkan hal tersebut—menciptakan gelak tawa sekaligus ketegangan yang sehat di antara para siswa.
Melalui lomba ini, para murid SMP An Nur belajar bahwa untuk mencapai tujuan (garis finis), diperlukan kesabaran dan proses setahap demi setahap (gelas demi gelas), sama halnya dengan menuntut ilmu di sekolah.
