BULULAWANG – Suasana Aula Yamatin SMP An-Nur 2, Bululawang, tampak meriah pada Kamis (18/12/2025). Acara Pertemuan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Swasta se-Kabupaten Malang kali ini terasa spesial dengan kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Malang, Bupati H. M. Sanusi.
Namun, perhatian seluruh undangan seketika tertuju pada panggung utama saat seorang siswa bernama Ahmad Febriawan muncul dengan topeng merah khas Malangan. Siswa SMP An-Nur tersebut membawakan Tari Bapang dengan begitu energik dan penuh penjiwaan.
Apresiasi dari Bupati dan Kepala Dinas Pendidikan
Bupati Malang, H. M. Sanusi, bersama Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, Bapak Bagus Sulistyawan, tampak sangat menikmati setiap gerakan yang dibawakan oleh Febri. Keduanya tak jarang memberikan tepuk tangan meriah melihat kelincahan siswa tersebut dalam melestarikan budaya lokal.
“Saya sangat bangga melihat anak muda, khususnya siswa SMP An-Nur, yang memiliki kemampuan luar biasa dalam membawakan tari tradisional. Ini adalah bukti bahwa pendidikan karakter dan pelestarian budaya berjalan beriringan di lingkungan pesantren dan sekolah swasta kita,” ujar H. M. Sanusi dalam sambutannya.
Senada dengan Bupati, Kepala Dinas Pendidikan, Bagus Sulistyawan, turut memberikan pujian. Ia menilai penampilan Ahmad Febriawan merupakan representasi dari keberhasilan pembinaan bakat minat siswa di Kabupaten Malang.
Membangun Sinergi MKKS SMP Swasta
Kegiatan MKKS yang digelar di Aula Yamatin ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan koordinasi antar kepala sekolah SMP Swasta di seluruh Kabupaten Malang. Kehadiran Bupati dan Kadiknas menjadi motivasi tambahan bagi para pengelola sekolah swasta untuk terus meningkatkan mutu pendidikan.
“Penampilan tari tadi adalah pembuka yang luar biasa. Ini menunjukkan bahwa sekolah swasta memiliki potensi besar yang patut kita apresiasi dan dukung terus,” pungkas Bagus Sulistyawan.
Acara kemudian dilanjutkan dengan materi – materi pendidikan, dengan harapan seluruh SMP Swasta di Kabupaten Malang dapat terus bersinergi dalam mencetak generasi emas yang berkarakter dan berbudaya.
