IPS is Awesome

Pasti anda bertanya-tanya kenapa di sekolah ada pelajaran IPS ?, ini nih jawabannya :

1. Membantu kamu meramal masalah-masalah di masa depan—dan mencari solusinya

 

Kalau kamu jago belajar IPS, kamu bisa jadi “meramal” masa depan, lho.

Sebagai contoh, dengan ilmu sosial, kamu jadi bisa menganalisis, apa, sih, dampak pembangunan MRT Jakarta? Misalnya, apa dampak ekonominya? Mungkin MRT bakal menciptakan lahan-lahan kerja baru—seperti pemantau rute MRT berbasis IT—tapi gimana nasib supir angkot? Supir ojek? Apakah mereka akan semakin tergeser?

2. Membantu kamu membangkitkan perekenomian Indonesia

Selain “menerawang” masa depan, ilmu sosial juga bisa bikin kamu jeli mengamati hal-hal yang lagi happening saat ini, termasuk isu-isu ekonomi terbaru.

Misalnya, kalau kamu belajar IPS, kamu jadi tahu bahwa mendingan belanja brand lokal daripada belanja di brand-brand retil luar negeri, karena jadi bisa memutar perekonomian Indonesia.  Hari gini, brand lokal—terutama brand untuk anak muda—tuh buanyaaak banget, lho. Prestis dan kualitasnya juga nggak kalah dengan brand luar, sebagai contoh, Cotton Ink, House of Jealouxy, Wardah, dan sebagainya.

Kalau industri lokal maju, perekonomian Indonesia pun akan membaik. Ketersediaan barang-barang made in Indonesia pun tambah banyak dan harganya makin murah. Nah, kalau udah gitu, yang untung siapa lagi kalau bukan kamu sendiri?

3. Kamu jadi tahu cara mensejahterakan masyarakat

 

Sains memang berguna untuk membuat berbagai macam produk, misalnya makanan, pakaian, gadget, kendaraan, dan sebagainyai. Tapi gimana dengan kesejahteraan pekerja yang banting tulang membantu proses produksinya?

Tanpa ilmu sosial, seorang CEO nggak akan tahu cara menciptakan lingkungan kerja yang kondusif dan membuat regulasi yang fair buat para pekerjanya. Di berita-cerita, ada banyak banget ‘kan insiden pekerja nggak sejahtera, nggak terurus, bahkan meninggal karena kecelakaan di area kerjanya? Nah, hal-hal yang berhubungan dengan kesejahteraan dan kemanusiaan ini nggak dijelaskan dalam sains!

4. Menjaga keamanaan

Saya mau ngejelasin poin ini lewat contoh kasus, ya.

Pada suatu waktu, warga di sebuah kawasan perumahan di Nottingham, Inggris, sering banget kemalingan barang berharga di rumah mereka. Usut punya usut, ternyata modus pencurinya adalah masuk dari atap rumah. Nah, kalau mau melacak gerombolan malingnya, polisi perlu waktu yang agak lama. Akhirnya, polisi setempat bekerja sama dengan para sosiolog dari Nottingham Trent University untuk mengatasi hal ini.

Mereka pun membuat situational crime prevention, alias pencegahan kejahatan.

Caranya, para sosiolog membujuk warga setempat untuk mengganti genteng rumah mereka dengan genteng berbahan metal yang anti-maling. Nggak cuma sampai situ, mereka juga mengajak para penjual genteng metal untuk bekerja sama, misalnya, dengan memberikan diskon kepada warga yang mau ganti genteng, atau at least membantu warga mengganti atap rumahnya.

Jangan lupa, Psikologi dan Krimonologi adalah cabang ilmu IPS, lho. Tanpa para ahli dari dua cabang ilmu tersebut, polisi bakal kesusahan melacak atau mempelajari pola pikir kriminal!

5. Memperbaiki kualitas pendidikan di Indonesia

 

Masih harus tawuran melulu?

Udah bukan rahasia lagi bahwa kurikulum Indonesia, tuh, ehem, kurang bagus. Murid Indonesia dituntut untuk mengejar prestasi akademi, tapi nggak diajarkan untuk jadi kritis, mandiri, inisiatif, dan punya jiwa pemimpin. Makanya, mungkin murid-murid Indonesia jagoan menghapal rumus ini-itu, tapi mereka nggak bisa memecahkan masalah di dunia nyata. Trus, begitu lulus sekolah, mereka pun lupa sama segala ilmu yang bertahun-tahun dihapalkan itu.

Nah, kalau kamu mendalami IPS, nantinya kamu bisa jadi ilmuwan sosial yang membantu memperbaiki kualitas pendidikan Indonesia. Sekarang ada banyak, lho, ilmuwan sosial—seperti tim ilmuwan dari Cambridge dan Leeds University—yang meneliti bagaimana cara membuat sekolah yang efektif, yang nggak hanya menjadikan anak-anaknya berwawasan, tetapi juga punya jiwa kepemimpinan yang oke, selalu haus ilmu pengetahuan walaupun20160602_153135_hdr di luar sekolah, puny

Facebook Comments

comments

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *